Da Vinci, Singer-Songwriter yang Berjalan di Antara Keceriaan dan Kedewasaan

Photo: Nonol Studio

Da Vinci, Singer-Songwriter yang Berjalan di Antara Keceriaan dan Kedewasaan

Harmoni Hangat yang Tercipta dari 11 Tahun Persahabatan, Kisah Nyata yang Dapat Ditemui di Nonol

LIVEFebruari 7, 2026 · 노놀

Ada tiga orang teman yang bertemu saat kelas 1 SMA dan telah bersama selama 11 tahun. Mereka yang sudah begitu dekat hingga saling menyebut diri sebagai 'setengah suami istri', memberikan nama 'Da Vinci (DABINCHI)' dengan mimpi menciptakan musik yang membangkitkan berbagai emosi seperti lukisan Leonardo da Vinci. Tentu saja, nama pemimpin Choi Da-bin yang ikut berperan adalah rahasia kecil mereka sendiri.

Musik Da Vinci yang melintasi indie, pop, dan folk secara bersamaan mengandung keceriaan dan pesan yang mendalam. Mulai dari penghiburan yang diberikan kepada orang dewasa yang kehilangan tawa karena terjebak realitas, hingga kelembutan yang menyanyikan komunikasi emosional dalam cinta. Warna mereka tidaklah sederhana.

Kisah Da Vinci

Da Vinci mulai dikenal masyarakat melalui playground bernyanyi. Khususnya dengan cover lagu 'Sageon-ui Jipyeongseon' karya Yoon-ha versi pria, mereka mendapat perhatian besar dan membuat 57 ribu orang berhenti di hadapan musik mereka. Di pusatnya terdapat lagu-lagu ciptaan sendiri yang tulus dan kemampuan interpretasi yang unik.


Original — Cerita-cerita yang Ditulis Langsung

Jika ingin mengetahui warna asli Da Vinci, mulailah mendengar dari lagu ciptaan mereka sendiri.

"OH"

Yang perlu diperhatikan dari intro lagu ini adalah cara masuknya vokal yang diletakkan di atas arpeggio gitar sederhana. Da Vinci secara alami berganti antara suara dada dan kepala sejak nada pertama, menginterpretasikan 'perasaan yang disebut cinta' secara fonetik. Khususnya bagian yang menunjukkan spektrum emosi melalui perubahan vokal pada pengucapan 'o' mengingatkan pada daya ekspresi Jeff Buckley.

Arransemen yang merekonstruksi ruang yang diisi suara band dalam lagu asli dengan harmoni tiga orang juga mengesankan. Chorus dengan interval nada 3 dan 5 bertumpuk berlapis-lapis di sekitar melodi utama, menciptakan suara yang stereoskopik. Alasan mengapa sekitar 12 ribu orang berhenti di hadapan panggung ini ada di sini.

"Binnaji Anneun Uriege (Untuk Kita yang Tidak Bersinar)"

Lagu ini lahir di studio pada musim dingin 2023. Cerita yang dimulai dari ingatan 'bahagia seharian karena hal sepele saat masih kecil', diselesaikan menjadi potret orang dewasa yang kehilangan kemurnian karena terjebak realitas. Da Vinci merealisasikan struktur naratif lirik secara musikal dalam lagu ini.

Dari verse 1 yang dimulai dengan 'Ya binnaji anneun neoreul bwa (Lihat dirimu yang tidak bersinar)' hingga bridge yang berlanjut dengan 'Hae jil nyeok noeul-ui eorini cheoreom (Seperti anak kecil saat senja)', perkembangan lagu menyerupai aliran waktu saat hari menjelang sore. Suara string yang bertumpuk secara bertahap di atas pola akustik gitar yang monoton mengingatkan pada komposisi balada Park Hyo-shin.

"Liriknya sangat relate... Lihat kita yang tidak bersinar" — @Nonol.playground

Sekitar 11 ribu like mengatakan semuanya. Lagu ini bukanlah nostalgia sederhana, melainkan penghiburan tulus untuk mereka yang menjalani masa kini.

"Baramgaebi (Kincir Angin)"

Lagu ini yang dimulai dari metafora 'kincir angin hanya berputar ketika angin bertiup', menimbulkan gema terbanyak di antara penggemar. Seperti yang dibuktikan dengan jumlah views mendekati 12 ribu, ini adalah karya yang paling jelas menunjukkan filosofi Da Vinci.

Lirik yang memetaforakan kehidupan manusia sebagai hubungan kincir angin dan angin, terasa lebih puitis di atas ritme waltz 3/4. Khususnya penanganan emosi vokal pada bait 'Naui insaeng-eseo naneun baramgaebijiman, dareun saram-ui insaeng-eseoneun barami doeeo (Dalam hidupku aku adalah kincir angin, tapi dalam hidup orang lain aku menjadi angin)' menunjukkan puncak kelembutan. Ini adalah hasil unik yang menggabungkan sensibilitas minimalis Bon Iver dengan liris Korea.

Di bagian interlude yang muncul di tengah lagu, pola fingerpicking gitar menggambarkan rotasi kincir angin secara akustik. Sense arrangement detail seperti ini yang menciptakan identitas unik Da Vinci.


Cover & Remake — Kemampuan Interpretasi yang Bersinar dalam Lagu Orang Lain

Mendengar cover bisa mengetahui kemampuan sesungguhnya dari sebuah tim.

"Sageon-ui Jipyeongseon (Event Horizon)" (Lagu asli: Yoon-ha)

Bagaimana mereinterpretasi suasana khayalan yang diciptakan kelembutan vokal wanita dalam lagu asli menjadi versi vokal pria. Tantangan yang dihadapi Da Vinci lebih dari sekadar perubahan nada. Mereka menciptakan lagu dengan warna yang benar-benar berbeda sambil mempertahankan suhu emosional lagu asli.

Jika lagu asli Yoon-ha mengekspresikan kesepian kosmik, versi Da Vinci lebih fokus pada rasa sakit personal yang lebih intim. Khususnya perbedaan kedua versi terlihat jelas dalam cara menyanyikan 'Sigan-i jinamyeon (Jika waktu berlalu)'. Pilihan untuk berani meninggalkan pengolahan falsetto lagu asli dan mendorong dengan suara asli nada menengah-rendah, mengubah pusat gravitasi seluruh lagu.

Sekitar 8.900 orang memberikan tepuk tangan untuk eksperimen ini. Angka yang membuktikan bahwa penilaian 'jelas yang terbaik di antara cover Event Horizon versi pria' bukanlah berlebihan.


Special — Full Version, MV, Panggung Khusus

Pesona lain yang dapat ditemui melalui full version live dan video khusus.

Da Vinci Full ver

Panggung full version Da Vinci yang terpilih sebagai musisi ke-19 Nonol Live adalah paket hadiah komprehensif yang menunjukkan spektrum musikal mereka dalam sekali pandang. Setlist yang berlanjut selama 45 menit mulai dari 'OH', 'Binnaji Anneun Uriege', 'Sageon-ui Jipyeongseon', hingga 'Baramgaebi' adalah perjalanan emosi yang dihitung dengan teliti.

Khususnya chemistry mereka yang terlihat dalam ment yang muncul di sela-sela lagu menunjukkan kedalaman persahabatan 11 tahun. Dari penampilan mereka yang bernyanyi dengan ceria dan cerah meskipun cuaca dingin saat syuting, terlihat jelas orientasi musikal mereka sebagai 'lagu harapan yang meniupkan semangat kepada orang yang kehilangan hati kanak-kanak'.

"Da Vinci sukses ya" — @Yeeeealife "Terima kasih staff yang sudah bersusah payah di cuaca dingin!! Berkat kalian bisa syuting dengan menyenangkan" — @dabinchi8499

Sekitar 10 ribu orang menyaksikan panggung khusus ini bersama.

Koleksi Da Vichi

Menariknya, di antara video-video Da Vinci (DABINCHI) Nonol, terdapat koleksi siaran KBS dari duo wanita bernama sama Da Vichi (Davichi). Ini bisa jadi kebetulan, atau mungkin kenakalan algoritma karena kesamaan nama. Namun ada perbedaan jelas dalam orientasi musikal kedua tim.

Jika Da Vichi berbekal kekuatan vokal yang kuat dan perkembangan dramatis, Da Vinci (DABINCHI) berdasarkan pada ekspresi emosi yang halus dan empati sehari-hari. Nama sama musik berbeda, bukankah ini juga pemandangan menarik dalam dunia musik kita.

Titik paling unik dari musik Da Vinci adalah harmoni antar tiga member. Napas alami yang hanya bisa diciptakan teman lama, momen-momen spontan yang mungkin karena saling terlalu mengenal. Chemistry seperti ini adalah pesona live yang tidak bisa ditangkap dalam album.

Hubungan yang mereka ekspresikan sebagai 'setengah suami istri' terungkap langsung dalam musik juga. Siapa pun yang memulai melodi terlebih dahulu, dua lainnya secara alami menerima dengan harmoni. Komunikasi tanpa kata seperti ini adalah inti musik Da Vinci.

Musik Da Vinci tidak memaksakan perasaan terharu yang besar. Sebaliknya, membuat kita menghargai momen-momen kecil dalam keseharian. Mengatakan tidak apa-apa jika tidak bersinar, boleh berhenti sejenak jika angin tidak bertiup.

Musik Da Vinci

Nonol VOL 16. 다빈치 [ DABINCHI ] ' OH '

Nonol VOL 16. 다빈치 [ DABINCHI ] ' OH '

싱글 · 2023-06-21

Bertemu Da Vinci di Nonol

Temui musik mereka secara langsung di Singing Playground.

🎵 "[SUB] Da Vinci (DABINCHI) - OH"

00

🎵 "[SUB] Da Vinci (DABINCHI) - Baramgaebi (Kincir Angin)"

00

🎵 "[SUB] Da Vinci (DABINCHI) - Binnaji Anneun Uriege (Untuk Kita yang Tidak Bersinar)"

00

🎵 "[SUB] Da Vinci (DABINCHI) Full ver | OH, Binnaji Anneun Uriege, Sageon-ui Jipyeongseon (lagu asli: Yoon-ha), Baramgaebi"

00

🎵 "[SUB] Da Vinci (DABINCHI) - Sageon-ui Jipyeongseon (lagu asli: Yoon-ha)"

00

🎵 "Jelas yang terbaik di antara cover Event Horizon versi pria👍 Cover yang luar biasa,,, #PlaygroundBernyanyi #Nonol #NonolLive #Nonol #DaVinci #DABINCHI #EventHorizon"

00

🎵 "❗️Rilis 21 Juni pukul 18.00❗️#oh #DaVinci #DABINCHI #PlaygroundBernyanyi #Nonol #Nonol #NonolLive O↘️o↗️o➡️ Langsung kecanduan begitu dengar😮↘️😲↗️😵➡️"

00

🎵 "Kita yang dulu polos begini menjadi dewasa #PlaygroundBernyanyi #Nonol #Nonol #NonolLive #DaVinci #DABINCHI #UntukKitaYangTidakBersinar"

00

🎵 "Untukmu yang menjalani dunia yang sulit, mari kita berputar bersama🎈 #PlaygroundBernyanyi #Nonol #Nonol #NonolLive #DaVinci #DABINCHI #KincirAngin"

00

Apa Kata Penggemar tentang Da Vinci

🙏👍👍👌👌super

@poojakambojd555

Which language you singing, don't known, please translate in Marathi.palidhama lipi.

@kunalumare8072

Da Vinci sukses terus🙌🙌💕💕💕

@Yeeeealife

Terima kasih kepada staf yang bekerja keras di cuaca dingin!! Berkat kalian bisa syuting dengan menyenangkan🥹

@dabinchi8499

Tone gitarnya.....benar-benar penuh dan tebal

@gogoring1727

nice voice keep going

@reetakulung803

Pelajari Lebih Lanjut tentang Da Vinci


Jika penasaran dengan cerita selanjutnya dari tiga sahabat yang telah berjalan bersama selama 11 tahun, temui mereka terlebih dahulu di playground bernyanyi. Di sana Da Vinci hari ini juga akan diam-diam bernyanyi menjadi angin bagi seseorang.


Cerita Musik yang Ditulis dengan AI

Blog ini dioperasikan secara eksperimental menggunakan teknologi AI. Kami bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat, namun mungkin terdapat kesalahan.

Karena ini masih bersifat eksperimental, mungkin terdapat ketidakakuratan. Kami akan menghargai pengertian Anda.