Tahun 2024, sebuah video menjadi viral secara perlahan. Suara penyanyi muda yang menyanyikan standar jazz 'Fly Me to the Moon' dan lagu Stevie Wonder 'Isn't She Lovely' dengan lancar. 369 ribu kali putar, 900-an likes memberitahu kita — panggung ini tidak bisa diabaikan begitu saja.
Di pusat semua itu, ada Dong-eun.
Kisah Dong-eun
Musik Dong-eun sulit didefinisikan dalam satu kata. Lirikisme indie folk dilapisi dengan improvisasi jazz, dan terkadang groove R&B meresap masuk. Dia bilang tidak menentukan genre dulu baru menulis lagu, tapi emosi hari itu yang menentukan genre.
Mulai menulis lirik sejak usia 15 tahun, dia kini belajar sound design di Berklee College of Music. Titik pertemuan yang sempurna antara kemurnian amatir dan kesempurnaan profesional. Mungkin karena itu, dalam suara Dong-eun ada koeksistensi antara kesempurnaan teknis dan kemurnian emosional.
"Sejak usia 15 tahun menulis lirik dan membuat lagu sambil bermimpi menjadi musisi" seperti riwayat hidupnya, terasa pengalaman panjang bermusik. Warna khasnya sendiri yang terasa ketangguhan di balik senyum malu-malu. Suara yang tak terlupakan sekali dengar melengkapi gaya khas Dong-eun.
Debut dengan lagu unggulan 'Eul', dia kini menunjukkan dunia musik yang lebih matang melalui album penuh kedua 'Daisy' (2022). Dia juga merupakan musisi pertama yang terpilih dalam proyek penemuan bakat baru 'Neo Universe' dari label musik Choi So-woo Ju.
Bertemu Dong-eun di Nonol
Temui musik mereka secara langsung di Singing Playground.
🎵 "Eul"
Saat nada pertama berbunyi, rasanya seperti duduk di jendela larut malam. 'Eul' adalah single pertama Dong-eun sekaligus lagu yang paling jelas menunjukkan identitas musiknya. "Menjadi eul itu sangat mudah / Untukmu selalu" — dia menyanyikan dengan tenang hati si tokoh yang menjadi pihak lemah dalam percintaan.
Vokal yang mengalir di atas gitar akustik secara alami melintas antara suara dada dan kepala. Terutama perubahan emosi saat mengulang "Ingin mencintai lagi" di bagian chorus sangat mengesankan. Yang pertama putus asa, kedua sangat berharap, ketiga pasrah. Lirik sama tapi kontrol vokal yang memasukkan emosi berbeda menonjol.
1.800 orang berhenti di depan lagu ini. Menjadi eul memang mudah, tapi menulis lagu seperti ini tidak mudah.
🎵 "Kekasihku di Sisiku"
Panggung dengan suara penuh musim gugur. Versi ini yang mereinterpretasi lagu asli Kim Hyun-sik dengan warna khas Dong-eun melepas sound rock lagu asli dan mengenakan baju folk balada. Alih-alih kekuatan electric guitar, memilih kehangatan acoustic guitar, alih-ali kekuatan drum, memilih kehalusan suara.
Yang terutama mengesankan adalah pengolahan vokal di bagian bridge. Warna suara yang agak serak saat menyanyikan bagian "Kata-kata aku mencintaimu" menimbulkan sensasi analog seperti mendengar LP lama.
4.400 kali views memberitahu — orang-orang yang haus sensasi musim gugur mencari lagu ini.
Bagus... Suara tenang bernyanyi pelan... Bisa dengar lagu lain juga?
@H_dennis🎵 "Tolong Jangan Mendekat"
Lagu ini ada ceritanya bahwa ini adalah lagu yang ditulis Min-ji, sahabat paling dekat Dong-eun. Mengungkapkan pengalaman putus cinta teman menjadi lagu. Seperti judul "Aku putus cinta", satu lagu berisi satu episode drama.
Struktukr lagu sederhana. Bentuk balada tipikal intro-verse-chorus-verse-chorus-outro. Tapi yang bersinar dalam kesederhanaan itu adalah kejujuran lirik. "Jadi tolong jangan mendekat / Seperti ini lari jauh-jauh" — mengekspresikan perasaan rumit setelah putus cinta secara langsung.
Vokal juga terkendali. Tanpa teknik berlebihan atau ekspresi emosi, menyanyikan dengan tenang seperti membacakan diary. Ekspresi terkendali seperti ini malah memberikan gema yang lebih besar.
🎵 "Fly Me to the Moon"
"Menurut Anda jazz itu apa?" Judul video sudah menarik. Memang jika melihat panggung ini bisa tahu apa yang Dong-eun pikirkan tentang jazz. Lagu yang dinyanyikan dengan menghidupkan swing rhythm ini adalah karya representatif yang menunjukkan kemampuan interpretasi jazz-nya.
Berbeda dengan versi klasik yang dinyanyikan Frank Sinatra, Dong-eun memilih pendekatan yang lebih modern dan minimal. Arrangement yang bersaing hanya dengan suara di atas iringan piano alih-alih sound big band. Terutama falsetto saat menyanyikan "In other words" mengesankan. Bahkan di rentang nada tinggi tetap mempertahankan pitch yang stabil tanpa gemetar.
Bisa juga melihat spontanitas yang merupakan inti jazz. Dari penampilan yang menyanyikan dengan sedikit mengubah melodi yang ada terasa pemahaman tentang jazz.
🎵 "Isn't She Lovely"
Panggung yang mencerna lagu hits Stevie Wonder dengan gaya khas Dong-eun. Sambil menghidupkan groove funky lagu asli, ditambah sensasi R&B pada vokal. Terutama kontrol vibration saat menyanyikan "Isn't she lovely" di bagian chorus sangat baik.
Komposisi harmoni juga patut diperhatikan. Harmoni yang secara alami diletakkan di atas melodi utama menciptakan sound yang lebih kaya dari lagu asli. Layer begitu tebal sampai tidak terasa seperti dinyanyikan satu orang.
Yang terutama terasa dari lagu ini adalah sense groove Dong-eun. Melampaui sekadar mencocokkan nada dan ketukan, bernyanyi dengan sense rhythm yang mendarah daging. Ada kenyamanan seperti mendengar di jazz club lama.
🎵 "Kekasihku di Sisiku (Cover Kim Hyun-sik)"
Jika lagu asli Kim Hyun-sik adalah tipikal rock balada tahun 80-an, versi Dong-eun terlahir kembali dengan sensasi indie folk tahun 2020-an. Alih-alih sound distorsi electric guitar, arpeggio clean tone, alih-alih backbeat kuat drum, sentuhan lembut brush.
Perbedaan terbesar adalah pendekatan vokal. Berbeda dengan pengolahan high note yang powerful dari Kim Hyun-sik, Dong-eun menyanyikan dengan nyaman terutama di mid-low range. Saat menyanyikan "Kekasihku di sisiku / Tidak bisakah tinggal", alih-alih perasaan seperti menjerit dari lagu asli, memberikan keintiman seperti berbisik.
Komentar yang menunjukkan kekuatan musik yang melintas generasi.
Mendengar pemuda segar menyanyikan lagu yang sering saya dengar dulu memberikan perasaan yang berbeda. Bahkan dari sudut pandang orang tua, pertunjukannya sangat menyegarkan. Kirim dukungan saya.
@humboltesgood3797🎵 "Tolong Jangan Mendekat (Cover Kim Min-ji)"
Panggung yang terasa hati Dong-eun saat menyanyikan lagu sahabat paling dekat Min-ji. Sambil menunjukkan interpretasi berbeda dari pencipta asli, emosi esensial yang dimiliki lagu tetap tersampaikan.
Yang patut diperhatikan dari arrangement adalah pengolahan intro. Sedangkan lagu asli langsung mulai dengan vokal, versi Dong-eun meletakkan intro piano untuk meningkatkan tingkat penyelaman emosional. Seperti memberikan waktu untuk merapikan sisa-sisa putus cinta.
Melodi vokal juga diberi sebagian perubahan. Saat menyanyikan "Agar tidak menoleh", diproses satu oktaf lebih rendah dari lagu asli menciptakan perasaan lebih sedih. Kemampuan interpretasi yang tidak kehilangan warna khasnya sendiri sambil menyanyikan lagu teman menonjol.
🎵 "Medley Fly Me to the Moon + Isn't She Lovely"
Karya representatif Dong-eun sekaligus panggung yang paling mendapat cinta di Nonol. 369 ribu kali putar, 900-an likes membuktikan kesempurnaan panggung ini.
Cara menghubungkan dua lagu sangat sempurna. Dari "hold me tight" terakhir 'Fly Me to the Moon' secara alami berlanjut ke intro 'Isn't She Lovely'. Key juga disatukan dalam F major yang sama menciptakan koneksi tanpa kejanggalan.
Dari segi teknik vokal juga menghidupkan karakteristik kedua lagu dengan baik. Dalam 'Fly Me to the Moon' swing feeling jazz, dalam 'Isn't She Lovely' masing-masing merealisasikan groove soul. Menunjukkan warna berbeda sampai sulit percaya dinyanyikan penyanyi yang sama.
Pujian yang melintasi batas negara mengalir. Rupanya bahasa musik memang satu.
Amazing 😍👏🏻
@alexandrararasashaYour voice is really mighty. This is amazing. Well done. Your performance is beautiful
@kinggg295🎵 "Full Version Live Nonol"
"Setelah melihat panggung ini saya menangis" — komentar yang mendapat likes paling banyak. Full version yang meraih 108 ribu kali putar ini adalah video yang bisa mengkonfirmasi nilai sesungguhnya Dong-eun.
Selama pertunjukan 20 menit dia menampilkan repertoar luas dari lagu ciptaan 'Eul' hingga standar jazz. Comment di antara setiap lagu juga alami. Tanpa comment berlebihan atau sense variety yang dipaksakan, membuat fokus pada musik.
Yang terutama mengesankan adalah spontanitas khusus live. Menghidupkan keunikan live melalui variasi melodi atau perubahan rhythm yang berbeda dari versi studio. Menunjukkan kemungkinan lagu sama bisa terdengar dengan perasaan berbeda setiap saat.
Reaksi fans mengatakan kesempurnaan panggung ini.
Suaranya menyembuhkan❤
@serenalee6680Dengar langsung terbawa emosi♡
@아임밥🎵 "Video Tampil di Siaran"
Selain Nonol bisa melihat penampilan Dong-eun yang tampil di berbagai siaran. Di program seperti Aeran Sarang TV atau Gayo Family juga bisa mengkonfirmasi kapasitas musiknya. Mengesankan tidak kehilangan warna khasnya terlepas dari genre atau format.
Apa Kata Fans Tentang Dong-eun
Amazing 😍👏🏻
@alexandrararasashaОчень красиво .
@ЮляЮля-ж5ьYour voice is really mighty. This is amazing. Well done. Your performance is beautiful
@kinggg295Sangat bagus🥰🥰🥰
@Nissaa_sajaSuaranya menyembuhkan❤
@serenalee6680Dengar langsung terbawa emosi♡
@아임밥So nice song I 0ve you
@chandrarai7340Wow 👏😮 but language does not matter its really Hart touching 💙
@saqlainbukhari1667Musik yang bagus saya suka 😍😍😍
@iyanpcbofficialSihir apa ini yang sekali mulai dengar jadi terus-terusan? Fighting. Akan mendukung
@이현선-d2vPelajari Lebih Lanjut Tentang Dong-eun
더 알아보기
아티스트의 다양한 활동을 만나보세요
Musik Dong-eun tidak mencolok. Tapi bertahan lama. Pesan-pesan yang disampaikan bersih tanpa hal-hal yang tidak perlu dari nada pertama hingga nada terakhir. Suara yang koeksistensi antara suasana seperti larut malam di jazz bar dan kenyamanan seperti ruang tamu rumah teman.
Dunia musik khasnya sendiri yang selesai dengan pertemuan lirik yang ditulis sejak usia 15 tahun dan teknik yang dipelajari di Berklee. Jika penasaran dengan cerita-cerita yang akan didengarkan ke depan, mari bertemu dulu di Playground for Singers.

Wow... penyanyi ini apa sih.. luar biasa bagus. Sedang dengar yang ke-58000 kali.
@강충묵